All posts by Devin Maeztri

Photo by rawpixel on Unsplash

Belajar Finansial Yuk!

Siapa yang merasa kalau belajar keuangan sama artinya dengan mata duitan?

Jika kamu merasa seperti itu, jangan malu. Kamu tidak sendirian. Dulu saya juga berpikir seperti itu. Karena tidak ingin merasa dan tidak mau dianggap mata duitan, kalau diajak belajar tentang finansial, saya langsung menghindar.

Teman-teman yang masih muda, jangan seperti saya ya. Mendekati umur 40 tahun dan ketika sedang menganggur, malah baru sadar betapa pentingnya memiliki financial literacy.

Continue reading Belajar Finansial Yuk!

Photo by Bruno Nascimento on Unsplash

Mulai Bergerak Sekarang!

Siapa yang punya resolusi atau niat untuk berolah raga rutin tetapi susah untuk memulainya? Tenang, kamu tidak sendirian.

Olah raga membutuhkan komitmen sama halnya dengan hal lain dalam hidup. Kalau tidak ada komitmen, pasti kita akan menyepelekan. Tidak punya waktu bukan lagi alasan. Saya pernah bekerja dari rumah dengan asumsi bahwa waktu yang terbuang di jalan karena kemacetan Jakarta harusnya dapat dimanfaatkan untuk olah raga. Nyatanya, saya tetap tidak pernah olah raga. Padahal sejak kecil kita sering mendengar ungkapan mens sana in corpore sano – di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, dari seorang pujangga Romawi, Decimus Iunius Juvenalis.

Continue reading Mulai Bergerak Sekarang!

Photo by Brigitte Tohm on Unsplash

Bekerja untuk Kehidupan

Kerja Kerja Kerja! Kata Jokowi, seakan-akan bangsa ini adalah bangsa pemalas. Tentu bukan begitu maksudnya. Jokowi hanya mengingatkan kembali bahwa kita harus bekerja keras mendapatkan yang kita inginkan. Bekerja keras membangun bangsa. Saya setuju Pak! Karena menurut saya, banyak orang yang mau hidup enak dengan cara cepat. Instant success!

Continue reading Bekerja untuk Kehidupan

Photo by Brigitte Tohm on Unsplash

Angkutan Umum Penuh Makna

Naik kereta Commuter Line itu ibarat perjuangan hidup. Ada kalanya kita mau marah, well most of the time, dan ada kalanya kita tersadar bahwa mungkin di atas kereta lah salah satu ujian kehidupan terjadi.

Perilaku di atas kereta menurut saya adalah sebuah cerminan dari cara kita menjalani kehidupan. Apakah kita egois, mau enak sendiri dengan menghalalkan segala cara, tidak peduli akan kesulitan orang lain, bersikap semau gue dan saling sikut? Atau kita seseorang yang sadar akan keberadaan diri di atas muka bumi dan dampak dari keputusan yang kita ambil? Apakah kita tipe orang yang ingin maju bersama-sama dan orang yang selalu ingin menolong orang lain?

Continue reading Angkutan Umum Penuh Makna

Photo by Ian Schneider on Unsplash

Menggapai Impian

Saya selalu konsisten menyampaikan bahwa minat utama saya ada tiga, yaitu semua hal yang berhubungan dengan lingkungan hidup, pendidikan dan budaya. Cukup luas bukan?

Sejak kecil minat saya tidak jauh dari ketiga hal di atas. Akhirnya semua aktivitas saya dan karir saya pun terbangun di berbagai bidang yang mengakar pada ketiga hal tadi. Ibu saya mungkin adalah orang yang berjasa memperkenalkan saya akan banyak hal ketika saya kecil dan sedikit banyak berpengaruh terhadap terbangunnya minat saya pada hal-hal tersebut. Terlebih karena beliau adalah pensiunan pegawai Dinas Perikanan DKI Jakarta, saya banyak diperkenalkan dengan budidaya ikan air tawar. Saya diajarkan bagaimana membudidayakan ikan air tawar, memeliharanya sampai dengan berbisnis jualan ikan hias dan perlengkapannya. Saya juga sering diajak ke lapangan, melihat petani ikan hias di wilayah perkotaan di Jakarta.

Continue reading Menggapai Impian

Photo by Chris Yang on Unsplash

Bangun Kepekaan!

Setiap saya pergi kemana pun, mata saya tidak sulit menangkap kucing. Rasanya seperti ada radar yang tertanam dan memerintahkan kedua mata untuk memindai lingkungan sekitar. Well, sebenarnya tidak hanya kucing, mata saya menangkap gerakan binatang apapun sejauh mata memandang. Walaupun jarang, kadang saya melihat anjing, tupai, burung atau kelelawar, tidak luput juga kecoa dan tikus hehehe.

Continue reading Bangun Kepekaan!

Photo by Glenn Carstens-Peters on Unsplash

Menulis Itu Mudah!

Ini bukan pertama kali saya mencoba untuk menulis. Mungkin untuk ketiga kalinya dan syukurlah dengan dukungan orang terkasih, akhirnya saya menulis.

Kali ini pemicu utama saya untuk menulis dengan serius adalah seorang petinggi di salah satu tempat saya pernah bekerja. Suatu Jumat pagi saya dan atasan saya menghadap beliau. Saya diperkenalkan dan beliau ternyata merespon dengan menyebut salah satu tokoh cerita favorit saya, Winnetou. Dari mana Bapak tahu, tanya saya. Ternyata beliau mengunjungi online CV saya yang beliau sebut sebagai blog. Di akhir pertemuan saya mengetahui bahwa beliau aktif di media sosial dan memiliki sebuah blog. Beliau juga telah membukukan beberapa cerita dari blog-nya. Beruntunglah saya, sebuah buku yang inspiratif menjadi oleh-oleh yang saya bawa keluar dari ruangan beliau.

Continue reading Menulis Itu Mudah!