Photo by Lesly Juarez on Unsplash

Psikologi adalah “koentji”

Meminjam istilah Instastory yang sering dipakai seorang teman, psikologi adalah “koentji”! Sebuah disiplin ilmu dan keahlian yang sangat penting dalam kehidupan manusia.

Setiap hari manusia berinteraksi dengan orang lain, ataupun mahluk hidup lain. Tidak peduli seorang penyendiri sekalipun, manusia pada dasarnya mahluk sosial yang membutuhkan orang lain. Pekerjaan yang bersifat teknis di sektor IT atau manufaktur, yang banyak menggunakan alat dan mesin, atau pekerjaan jarak jauh yang dilakukan dari rumah, tetap membutuhkan interaksi dengan orang lain. Terlebih dengan keluarga dan teman-teman, kita melakukan interaksi lebih banyak dan dalam lagi.

Interaksi kita dengan orang lain tidak lepas dari kemampuan psikologi yang disebut kemampuan interpersonal. Apa saja yang termasuk kemampuan interpersonal? Kemampuan yang sangat penting dalam keberhasilan hubungan antar manusia di rumah, kantor dan sekolah adalah mendengar, komunikasi verbal, emotional intelligence, bekerja dalam kelompok dan lainnya.

Sayangnya kemampuan itu tidak termasuk ke dalam mata pelajaran utama di sekolah dan tidak diajarkan di dalam keluarga sebagai salah satu keahlian utama untuk bertahan hidup. Kemampuan ini kita pelajari dari pengalaman hidup, atau lingkungan dan budaya yang membesarkan kita. Faktanya adalah setiap manusia berbeda; dalam karakter, kepribadian, minat dan bakat. Kemampuan yang kita miliki atas banyak hal juga berbeda, akan tetapi kemampuan interpersonal dapat dipelajari.

Sayangnya kemampuan itu tidak termasuk ke dalam mata pelajaran utama di sekolah dan tidak diajarkan di dalam keluarga sebagai salah satu keahlian utama untuk bertahan hidup.

Ternyata kemampuan interpersonal akan sulit dibangun dan dikembangkan jika kita tidak memiliki kemampuan intrapersonal. Contohnya adalah kemampuan kita mengenal diri kita sendiri, berpikir terbuka, menyadari dan mengontrol emosi diri, membangun kepercayaan diri, melatih kesabaran ataupun memotivasi diri.

Kemampuan intrapersonal semakin penting dengan bertambahnya umur dan peran kita di dalam hubungan dengan keluarga dan masyarakat. Kadang kita berfikir bahwa kemampuan berkomunikasi yang baik cukup dengan menjadi sangat terbuka, berani berbicara, pandai bergaul, dan memiliki banyak teman. Padahal banyak hal lain yang penting untuk membangun kualitas hubungan yang lebih baik.

Saya baru memahami potensi dan area of improvement diri sendiri lebih baik ketika menjalani tes psikologi dengan Asian Business Consultants sebagai bagian dari proses seleksi untuk bekerja di salah satu perusahaan swasta terbesar di Indonesia. Sebelumnya saya pernah melakukan tes psikologi yang prosesnya saya anggap kurang profesional dan akhirnya saya jadikan masukan kepada calon pemberi kerja. Tes psikologi yang kedua yang saya lakukan sangat berbeda, saya merasa dimengerti dan dapat mengerti tentang diri saya lebih baik. Sayangnya saya tidak punya hasil dari tes tersebut, hingga beberapa bulan lalu, ketika saya meminta salinan dari hasil tes untuk saya pelajari kembali.

Kemampuan intrapersonal semakin penting dengan bertambahnya umur dan peran kita di dalam hubungan dengan keluarga dan masyarakat.

Saya juga kembali mendapatkan penjelasan tentang hasil tes dari Ibu Tia, psikolog yang mendampingi saya saat tes psikologi. Keinginan saya untuk memahami diri sendiri lebih baik sehingga dapat berinteraksi dengan orang lain lebih baik lagi berujung pada ketertarikan saya untuk belajar psikologi lebih jauh lagi. Ibarat gayung bersambut, Ibu Tia pun dapat meluangkan waktu untuk sesi belajar kecil untuk saya. Saya juga mengajak teman-teman dan ternyata ada beberapa yang tertarik.

Saya mendapatkan kesempatan belajar dengan Bu Tia selama satu hari tentang self awareness dan interpersonal skills. Banyak hal penting yang cenderung kita anggap remeh dalam interaksi sehari-hari ternyata sinyal yang kita perlu tangkap untuk memahami orang lain. Kemampuan ini sepertinya lebih banyak diajarkan kepada mereka yang bekerja di divisi marketing, atau yang berada di level top management, sehingga ilmu dan kemampuan ini sebenarnya cukup eksklusif. Banyak orang menganggap remeh karena sebenarnya mereka tidak memahami pentingnya kemampuan intrapersonal dan interpersonal dalam kehidupan sehari-hari.

Jangan terlambat! Ayo cari tahu tentang potensi dan area of improvement diri sendiri, serta bangun hubungan yang lebih baik dengan keluarga, kolega dan teman-teman! Kalau ingin kenal dengan Ibu Tia, silahkan hubungi saya ya.

 

 

1 thought on “Psikologi adalah “koentji”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s